Melihat anak belajar naik sepeda


Dua minggu lalu, hari sabtu saya liburan dan asyik memperbaiki sepeda anakku yang mulai karatan. Kenapa? karena anakku yang sekearang umurnya 4 tahun sedang BERSEMANGAT.... dan teriak "AYAH......., kakak Juan(temen mainnya) sudah bisa naik sepeda roda dua? PINGIN AYAH......AJARIN.....?"

Begitu kira kira permintaannya saat itu. Saya salut pada anakku ini.... SEMANGAT-nya untuk bisa naik sepeda roda dua sangat besar.Dari situ saya perbaiki sepedanya yang dulu dia pakai yang sebelumnya pakai roda tambahan.
Sabtu siang saya lihat begitu semangatnya anak saya saat mencoba mengayuh sepeda.... (he he he ikutan cape deh... lari larian megangin sepedanya)......
Sorenya dicoba di lepas... dan bisa 2 meter ... Dan itu membuatnya tambah semangat.... AYAH... KAK LEA udah bisa naik sepeda roda dua.... tapi beberapa saat kemudian dia terjatuh... Dengan tanpa menghiraukan rasa sakitnya dia belajar lagi dan terus belajar, dan akhirnya besoknya ALHAMDULILLAH , Alloh menyambut permintaan anak saya. Alloh berkehendak supaya anakku bisa naik sepeda roda dua....Matur Sembah Nuwun Gusti Alloh......

Ada hikmah ketika kita belajar dari anak naik sepeda....:

1. Untuk mencapai tujuan yang besar butuh SEMANGAT, dan NIAT yang kuat.
2. MENCOBA adalah senjata utama untuk mencapai tujuan.
3. TERJATUH adalah ujian untuk mencapai tujuan.
4. BERHASIL adalah hasil jerih payah yang kita lakukan.

Jadi dari anak belajar sepeda ini harus dilalui oleh kita yang mau ber-entrepreneur ria.... banyak bisnis yang sukses dan banyak yang belum berhasil..... mungkin kuncinya kurang atau bahkan tidak pernah mencoba....

Yuk sama sama mencoba dan terjatuh....
Yuk BERHASIL bersama..



DenMasBroto.

Petuah Buat Anda "Karyawan"


CUEK TERHADAP WAKTU = ‘BOM’ WAKTU

“The bad news is time flies. The good news is you're the pilot” (Michael Althsuler)

Sudah hampir satu setengah jam berlalu dari waktu yang dijanjikan, namun klien penting yang saya tunggu (dan saya pikir tengah mengharapkan kehadiran saya), belum juga ada tanda-tandanya akan datang. Handphone beliau off. Staffnya tak bisa memastikan apakah pimpinannya masih lama datang atau sebentar lagi. Memang ini bukan yang pertama kali terjadi, tapi tetap saja situasi begini bikin saya bengong. Ketika akhirnya bertemu, beliau muncul dengan sumringah. Tidak tampak, apalagi terucap, penyesalannya membuat saya menunggu hampir dua jam. Pun tidak tampak bekas-bekas adanya kondisi urgen yang membuatnya terlambat. Jelas, ini hal biasa untuknya.

Meski sudah millennium baru, di mana begitu banyak teknologi, mulai dari HP, email, jam dan agenda yang bisa digunakan sebagai ‘reminder’ dan alarm, namun budaya jam karet kita terasa betul masih begitu mengakar. Meeting-meeting yang terlambat, deadline yang dilanggar, janji dipatahkan, pesawat delay, adalah berita ’biasa’. Gawatnya, daripada sekuat tenaga mengupayakan ’on time’, kita malah kadang sekuat tenaga memeras otak untuk mencari ’excuse’ atas keterlambatan kita, mulai dari jalanan macet, anggota tim sulit diatur, agenda ketinggalan Padahal label kalau bangsa kita ini punya budaya ’jam karet’ sudah puluhan tahun umurnya, namun nyata-nyata belum kadaluarsa juga. Apakah kita sama sama-tidak merasa bahwa kerongsokan pemanfaatan waktu ini sudah jadi bom waktu, tinggal tunggu meledaknya? Bukankah untuk mengupayakan berbagai keunggulan dan bisa ’menang’, di era kompetitif ini kita perlu terbiasa dengan ”deadline”, urgensi, efisiensi, bahkan upaya ”mencuri waktu”?

STOP Buang Kesempatan Emas
Seorang teman, pemilik sebuah kontraktor bangunan besar menceritakan kiatnya dalam memenangkan kompetisi. ”Yang penting bangunan kita bangun tepat waktu. Bayangkan betapa banyaknya sumberdaya, material dan bunga bank yang terbuang bila ada delay”. Di sini hukum klasik ”waktu adalah uang” benar-benar berlaku. Sebaliknya, teman saya kehilangan kesempatan kerja yang ia impikan karena terlambat hadir pada saat wawancara. Sepupu saya sport jantung, hampir tidak jadi menikah, karena penghulunya tidak bersedia menunggu lebih lama karena harus menikahkan di tempat lain. Pernahkah kita kehilangan pelanggan karena servis kita lama, tidak sesuai waktu yang dijanjikan?

Setiap orang yang terlambat, lupa janji, teledor berlama-lama dalam bekerja, sebenarnya punya rasa bersalah dalam dirinya. Namun, kita banyak tidak menggarap rasa bersalah itu dengan melakukan tindakan perbaikan. Sebagai akibat, kebiasaan bekerja dengan deadline, menghormati waktu orang lain, tidak menjadi obsesi individu bahkan sudah tidak terasa mengganggu lagi. Padahal, sebaliknya, ”waktu” di-”mainkan” dan dimanfaatkan orang lain untuk berbisnis. Dalam bisnis pelayanan misalnya, jika kita ingin menyenangkan hati ’customer’, maka menjaga komitmen waktu sebetulnya adalah sarana yang sangat baik, sekaligus paling sederhana. ”Saya memilih perusahaan penerbangan ini, karena selalu tepat waktu” demikian komentar pelanggan. Bukankah hal ini sebuah fitur pemasaran yang ampuh?

Mungkin kita tak boleh lagi menunda untuk mem-benchmark perusahaan yang sudah sedemikian paham dan ’alert’ bahwa waktu adalah hidup–matinya, dan menciptakan berbagai tools yang membantu untuk selalu waspada dan menjualnya sebagai nilai tambah, misalnya saja, Mc Donald punya jam pasir, di mana pesanan sudah harus muncul sebelum pasirnya habis, atau mereka akan kena penalti, harus memberi hadiah ke pelanggan.

Bukan Sekedar Sibuk, tapi ‘Sibuk’ yang ‘Added Value’
Kita tahu bahwa memang ada orang yang lebih pintar, lebih menawan, atau lebih trampil dari yang lain. Dan, kita juga tahu bahwa setiap kita punya ’modal’ waktu yang sama, yaitu 24 jam atau 1440 menit atau 86400 detik sehari. Dengan modal waktu yang sama, kita perlu menguasai trik-trik untuk bisa unggul. Seperti kalimat bijak Henry David Thoreau, “It's not enough to be busy, so are the ants. The question is, what are we busy about?

Teman saya, seorang eksekutif yang super sibuk, memimpin beberapa perusahaan sekaligus, selalu kelihatan ”punya banyak waktu” untuk pelanggan maupun anggota timnya. Dengan santainya ia memilih pertemuan, tugas, proyek yang penting saja untuk digarap. Sisanya, ia delegasikan. Ia cermat mengkalkulasi waktu perjalanan di Jakarta, menghafal spot-spot kemacetan lalu lintas, sehingga sangat jarang ia terlambat menghadiri pertemuan. Ia pun tidak lupa ”mengulik” waktu untuk beristirahat, berelaksasi, merawat kecantikan, berkomunikasi telpon atau bahkan berkontemplasi. Ia yang senang bila disebut sebagai orang yang ”santai”, seolah tidak pernah dikejar waktu. Inilah sebenarnya individu yang ”advanced” atau canggih dalam pemanfaatan waktu.

Ambil Langkah Nyata, Sekarang!
Seorang kolega di sebuah perusahaan terkemuka, setiap kami bertemu mengeluhkan budaya ngaret di kantornya yang begitu parah. Orang-orang biasa datang ke kantor terlambat lebih dari satu jam, istirahatnya diperpanjang semau gue dan pulang lebih cepat tanpa terlalu merasa bersalah. Suatu hari, saya menemukan banner besar dipasang di tiap lantai di kantornya yang berbunyi,”Ayo dooong, kerja tepat waktu…” Ketika pertama melihat, saya tersenyum sendiri karena membaca nuansa ‘desperado’ dan ‘capek deh…’ di balik pesan sederhana itu.

Namun, kemudian teman saya yang bekerja di kantor tersebut menceritakan betapa mereka kini mulai meng-enjoy suasana efisiensi waktu, saling hukum, saling monitor, saling memberi hadiah dan bahkan merayakan efisiensi dan efektivitas waktu. Satu hal yang tidak bisa kita lupakan, suka tidak suka, campaign efisiensi waktu yang paling ampuh dan sederhana adalah bila para manager, termasuk “top management”, mau berkorban pasang badan sebagai role model yang ‘walk the talk’. Bayangkan betapa “happy”-nya kita bila sikap efisien waktu ini kemudian tertular ke bawahan, pelanggan bahkan ke lingkungan yang lebih luas lagi. Reputasi perusahaan bisa menjadi “daya jual” tersendiri.


di copy dari tulisan
Sylvina Savitri & Eileen Rachman
EXPERD

Soft Skills Training

Ditayangkan di KOMPAS, 10 November 2007



TROCADERO langkah awal DMB Groups



Mampir ya kalau ke BANDUNG.......

Awas Nak Nanti Jatuh !


Pasti Judul di atas sering kita dengar di keluarga-keluarga dengan anak kecil manisnya, "Awas Nak .... Nanti Jatuh !", "Awas ... ! Jangan ... ! Nanti kepleset lho !"

Itulah larangan - larangan yang biasanya dilakukan oleh orang tua terhadap anaknya jika anaknya melakukan hal-2 yang menurut orang tuanya bakal membuat CILAKA.
Salahkah orang tua?
Dari sisi niat : orang tua mana sih yang mau membuat celaka anaknya? jadi niat orang tua tulus ,... supaya anaknya tidak cilaka, dengan asumsi2 persepsi yang dipunyai orang tua tadi, misal anak panjat pagar.... asumsi orang tua , bisa jatuh dari pagar, reaksi orang tua "Awas nak, jangan naik pagar itu nanti jatuh !".
Dari sisi EFEK : Akan sangat mempengaruhi perkembangan anak, anak akan merasa takut untuk mencoba, karena sudah dibatasi oleh kata-kata orang tua. Anak kedepan akan kurang kreatif.... dan kemungkinan jatuh menjadi lebih besar lagi....

Itulah Kekuatan Dari Kata - Kata ....."The POWER of WORDS"

Begitu pula dengan bisnis..., biasanya seorang istri akan berkata pada suaminya "Jangan buang - buang uang lah Pak.... kalau gagal gimana?" , "walah... pasti gagal lagi !"

Apa yang hilang untuk 2 kasus ini ? KESEMPATAN, PENGALAMAN dan KEBERHASILAN.

Sang Anak kehilangan KESEMPATAN bisa naik pagar, PENGALAMAN naik pagar, KEBERHASILAN menaiki pagar...

Suami kehilangan KESEMPATAN untuk belajar bisnis, PENGALAMAN bisnis, KEBERHASILAN berbisnis..... gimana mau berhasil jika belum memulai?

Hayuk ,...... Pikir, Mulai dan Nikmati BISNIS Anda, jangan hanya Pikir,pikir dan pikir......

Siapa lagi yang mau merubah nasib kita kalau bukan kita sendiri dengan Izin Alloh?

Hindari kata-kata negatif yang justru akan membuat diri kita menjadi magnit keburukan... sehingga banyak keburukan-keburukan yang akan nempel ke kita......

Perbanyak Percaya Diri.... buat diri kita menjadi magnet kebaikan.... yang membuat kehidupan kita jadi barokah... Amin


Salam,

DenMasBroto

Plan and Action dari Sang Burung Pelatuk


Dari tausiah dhuhur hari Rabu 3 Oktober 2007 , ada yang tepat dengan tema blog ini , yaitu kisah nyata perjuangan sang burung pelatuk.
Saya terus terang juga baru tahu ,"SUBHANALLOH"....

Memang Maha Bijaksana Alloh sang pemilik alam raya, Alloh Sang Maha Merencanakan, Tiada Ujian kecuali kepada orang2 yang mampu.

Tahukah anda apa yang dilakukan burung pelatuk di musim buah?
Tahukah anda siapa yang sebenarnya menggerakkan burung itu?

ACTION.....

itulah jawabannya.... TINDAKAN.
Tindakan untuk SAVING , menyimpan makanan ..... untuk siapa?
Tidak hanya untuk dia tetapi untuk keturunannya....
Bayangkan..??..??..??
Ternyata setiap musim buah tiba, burung2 ini menyimpan biji2 buah ke dalam lubang2 kecil yang dia buat di batang-batang pohon. Dan jumlahnya ....RIBUAN biji....

PLAN......

Burung ini sudah tahu kapan waktunya untuk savings dan kapan waktunya mengeluarkan , dalam arti lain dia saja mempunyai plan atau rencana kedepan yang gemilang...

Sudahkah kita menang secara mental dengan burung pelatuk ini?

Apa yang sudah kita persiapkan untuk anak cucu kita nanti ?

Sampai kapankah kita hidup?

Sampai kapankah tenaga kita bisa dijadikan modal buat cari biji bijian yang akan di makan anak2 kita?


Bayangkan saat itu tiba.....saat dimana kita Pensiun.... atau ekstrimnya saat kita kembali kepada Nya. Sudahkah kita persiapkan buat generasi kita? KULIAH? ahhh itu mah sudah sewajarnya..... Sudahkan kita ciptakan system bisnis yang bisa kita wariskan?

Mari belajar dari Sang Burung Pelatuk.
Persiapan yang baik untuk generasi kita mendatang , dengan tujuan yang lebih baik , DUNIA & AKHIRAT.


Salam,


DenMasBroto

T H R ( Tunjangan Hari Raya )


TUNJANGAN HARI RAYA .......
Jika kita berprofesi sebagai KARYAWAN atau istilah kerennya EMPLOYEE pastilah tidak asing lagi dengan THR. Sesuatu yang dinanti menjelang lebaran. SUDAHKAN ANDA MENDAPAT THR?
Dulu sewaktu kerja pertama kali senang rasanya saya dapat THR walaupun proporsional...... maksudnya karena belum genap 1 tahun ..ya .. dapat THRnya proporsional misal kerja 1 bulan berarti 1/12 x THR full.

Kalau kita saja perlu THR itu SUDAHKAH kita memberikan hak THR orang lain ?
Punyakah kita Pembantu Rumah Tangga(PRT) di keluarga kita?
Sudahkan kita berikan hak THR nya ? kalau belum USAHAKAN ! BERIKAN ! Dia akan sangat sangat berterima kasih........apalagi dilebihin...... mungkin dengan syaraf bawah sadarnya OTOMATIS dia akan berdoa buat kita......sebuah do'a kebaikan. Coba kalau tidak mungkin tetap berdo'a tapi do'a keburukan ......kali ye.....
Punyakah kita karyawan ?
Sudahkah kita alokasikan dana buat THR mereka? kalau belum, BERIKAN!
KENAPA?
Karena dengan mereka kita bisa raih cita2 kita, dengan mereka kita bisa melaksanakan bisnis sampingan kita , dan dengan mereka yang jelas kita sangat terbantu.
Coba Bayangkan, Jika terbiasa dengan PRT , nanti habis lebaran PRT kita tidak balik.... apa yang akan kita rasakan? ditambah lagi jika suami / istri bekerja sebagai karyawan...... dengan 2 anak balita dirumah.... apa yang akan terjadi?
Jika kita punya WARUNG TEGAL, dengan mempekerjakan 3 orang, dan setelah lebaran orang tsb. tidak balik lagi ke kita ..... apa yang akan terjadi dengan kita....... PUSING... BINGUNG..... MAU MARAH..... KESAL.... SEBEL.... NGUMPAT.... itu mungkin saja terjadi.
MEREKA adalah orang orang yang berjasa buat kita, mereka termasuk keluarga kita, mereka mungkin jauh lebih baik daripada kita di mata Alloh. Berikan hak THR kepada mereka, kalau bisa dilebihin......
SURGA?
Mungkin merekalah penghuni-penghuni SURGA itu...... karena penghuni surga kebanyakan adalah orang2 fakir, mungkin mereka fakir harta tapi kaya amal, kaya ibadah, dan hati hatilah wanita yang tidak berjalan di jalan Nya dan wanita yang tidak nyaman dengan aturan Alloh , karena kebanyakan penghuni neraka adalah kaum wanita....

Kembali ke TOPIK..... mau beramal?
Perbanyak THR, Berikan Pekerjaan ke banyak orang, selagi kita berkecukupan.
Gunakan waktu cukupmu sebelum datang waktu sempitmu.
Gunakan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.

Caranya ?
CIPTAKAN BISNIS! .... IKHTIAR .... BERDO'A .... TAWAKAL...
Gunakan metoda BOTOL (Berani Optimis dengan Tenaga Orang Lain.....)
Sehingga pada hakikatnya bukan kita yang menggaji mereka, tetapi merekalah yang menggaji kita, karena dengan kerja mereka kita ikut mendapat penghasilan , INSYA ALLOH.
Beri kesejahteraan yang baik buat mereka, maka mereka akan lebih banyak berdoa kebaikan buat kita.



Salam,


DenMasBroto Group


Meraup Untung di Bulan Raya Umat Islam


Ramadhan.....
Itulah bulan Raya Umat Islam, di bulan itulah banyak kebaikan kebaikan yang dijanjikan...... terutama adanya 1 malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Bayangkan ? ? ? ? ? ? 1000 bulan..... hanya dengan 1 malam...
Hayuk kita hitung dan kita hubungkan dengan uang..... (karena kita biasanya selalu saja menyamakan keberhasilan dengan uang, padahal SALAH)

Umpama kita kerja 1 bulan dengan gaji 10 juta ..... (udah belum 1 bulan 10 juta?, mungkin bervariasi ya.......) 1000 x 10 jt = Rp. 10 Miliar......WOOWWWWW....... hanya 1 malam????? siapa gak mau?
Disitulah kelebihannya, belum lagi jika kebaikan - kebaikan amalan kita , seperti shodaqoh, menafkahi istri lahir batin , menyenangkan orang lain dan lainnya juga Insya Alloh akan lebih baik 1000 kali....
Dengan demikian siapa yang mendapat malam itu dia tergolong sebagai SPIRITUAL ENTREPRENEUR.......mampu menggunakan kesempatan dengan tindakan...... (Note: saya juga baru bermimpi untuk itu karena masih belum bisa iktikaf 10 hari terakhir, paling tidak mimpi dulu)
Kita kaum muslim akan mendapat 2 keuntungan jika melakukan 2 kegiatan , satu untuk Alloh yang kedua untuk dunia .
Yang 1. Seperti disebutkan di atas, berusaha mendapat 1 malam ajaib, masih jauh dari yang di anjurkan , walau sudah mencoba.....
Yang 2. Bisa berbisnis sesuatu yang berhubungan dengan puasa dan lebaran seperti sembako, makanan manis, kolak, baju muslim, baju koko, sarung .......dll.
Saya sudah pernah melaksanakan yang no 2 walaupun hanya 2 lebaran tapi memang bagus buat mencoba..... setelah di mutasi..... nggak lagi deh..... tapi sekarang lagi buat sistem supaya orang lain bisa mengerjakan bisnisku.... doakan ya?

Kenyataannya :
Siapakah yang meraup untung di BULAN RAYA MUSLIMIN sebenarnya? Kita lihat manakah bisnis yang rame di bulan ini.....
Siapakah pemilik-pemilik Mall yang megah, yang selalu berjubel di hari ramadhan, muslimkah? yang menarik kenapa pula pembelinya mayoritas muslim.... kata orang sunda teh "Sambil NGABUBURIT".
Siapakah yang memproduksi sajadahnya kaum muslimin? muslimkah?

Ternyata Ramadhan tidak hanya Bulan Rayanya muslim tetapi juga pebisnis..... walaupun kebanyakan non-muslim...
Kenapa kita sebagai muslim tidak ambil bagian ? sebagai subject bukan object...
Mari kita Mulai Usaha Dengan Bismillah

Mungkin lebih mulia untuk dibulan Ramadhan gini menjadi SPIRITUAL ENTREPRENEUR , jika dapat dua duanya lebih baik lagi, tapi jangan sampai kita TIDAK mendapat keduanya.


Salam,

DenMasBroto Group


MOMPRENEUR bagian-2


MOMPRENEUR menurut arti mudahnya adalah MOM atau mama atau bunda atau ibu ibu yang melakukan kegiatan ENTREPRENEUR... MOMPRENEUR memiliki jiwa entrepeneur itu. Semangat untuk mandiri , tanggung jawab dan dapat dipercaya selalu menyertainya.Hal-hal yang menjadi kenyataan mengenai kewanitaan :
1. Fitroh seorang ibu adalah untuk mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan rumah tangga.... Mengurus Anak , Mengurus kegiatan di rumah, Mengajari anak, Menyuapin anak, Menyusui bayinya, Mengurusi suami dan lainnya. Coba bayangkan jika kejadian di posting sebelumnya MOMPRENEUR bagian-1 terjadi pada anda... Naudzubillahi mindzalik Tsumma naudubillahi mindzalik.. Mudah2an Alloh tidak memberikan adzab itu.... karena selain ibunya yang kena dosanya tapi Bapak dan yang jelas Anak tsb juga akan kena dampaknya, karena anak tsb akan meminta ke Alloh untuk menahan kedua orang tuanya sewaktu mau masuk surganya Alloh....
2. Ekonomi masih penting untuk kehidupan dunia. Banyak terdengar di surat kabar - surat kabar di televisi dan media masa lainnya , terjadi pembunuhan anaknya sendiri gara - gara ketakutan ekonomi. Dan yang lebih tragis lagi mereka bukannya orang - orang yang tidak kenal agama, tetapi mereka adalah orang-orang yang taat beribadah.....banyak juga karena faktor ekonomi , pasangan suami istri memilih untuk pisah daripada melanjutkan sebagai suami istri, dan sebagian lainnya tertarik pada pria kaya.
3. Wanita berkarir sebagai karyawan semakin banyak. Ibu saya juga seorang karyawan, tetapi bukan seperti wanita karir yang ada di kota2 sekarang ini. Ibu saya seorang guru SD yang Alhamdulillah sekarang menjadi Kepala sekolah SD.. kenapa saya bilang Ibu saya tidak seperti mereka ? karena waktu kerjanya hanya sampai jam 13.00 siang, dan selalu kumpul dengan saya dan adik2 saya di waktu siang sampai malam, sore hari kadang2 diajak Bapak yang juga sebagai pendidik, pergi untuk mencangkul atau mengairi sawah.... Di sekitar saya bekerja saja banyak wanita2 karir yang meninggalkan anak2nya yang masih bayi dititipkan ke baby sitter nya pulangnya larut, dan bisa dipastikan pulang dari kantor lebih dari jam 5 sore.....jam berapakan sampai rumah ? kemungkinan untuk kota Jakarta sampai rumah jam 18:30.... bahkan banyak yang sampai rumah anaknya sudah tidur dan waktu berangkat anaknya belum bangun.... JADI KAPAN KETEMU ANAK??????? apalagi mengajari? mengarahkan? . Itu baru anak , gimana dengan SUAMI? Apakah suami juga tidak kebagian? he he he......Jadi lebih muia mana di hadapan Alloh antara wanita ini dengan wanita yang tiap hari memperhatikan anak2nya di rumah serta melayani suaminya? Pernahkan anda sebagai wanita sekaliiiii saja menyemirkan sepatu buat suami anda? Pernahkan anda wanita menjemput dengan senyuman manis serta secangkir air putih ditangan untuk menyambut suami datang dari kerja? Seringkah anda pergi-pergi tanpa ijin suami? Seringkah anda menolak ajakan suami untuk beribadah suami istri dikarenakan Capek, "Mas, besok aja ya lagi capek Nih?" besoknya berkata hal yang sama? Tahukan anda jika menolak ajakan itu, malaikat akan melaknat wanita itu sampai pagi............udah aja ya? kalau dianjutkan akan makin banyak lagi nih.......
4. Wanita merasa lebih daripada laki-laki. Mudah2an Anda pembaca bukan termasuk golongan ini. Amin. Karena merasa bisa menghasilkan uang sendiri banyak wanita cerai gara2meremehkan suaminya yang mungkin bergaji kecil. Sehingga sering bertengkar bahkan membalik tugas2 seorang istri dikasihkan ke suami.... Ada kejadian juga wanita menjadi imam sholat bagi laki2 di Amerika Serikat ????? Jaman udah edan....... Banyak wanita menolak hukum2 yang telah ditetapkan Alloh Sang Pemilik Jagad Raya, misalnya hukum waris dan hukum nikah . Wanita ngaku islam tapi nolak hukumnya. Banyak juga jamaah haji dari indonesia , yang wanita berangkat sendiri tanpa muhrim, padahal ini menurut ulama Arab saudi dilarang..... banyak juga jamaah haji dai Indonesia jika menyeru "Labaik Allohumma Labaikh.... Labaikkaalla Syariikallaka labaikh" lebih kencang suaranya dari suara laki2.... TIDAK BOLLEH...!

Nah......., dengan 4 contoh di atas maka MOMPRENEUR sebaiknya di galakkan. MOMPRENEUR bisa melakukan aktifitasnya dari rumah, sambil bercanda dengan sang anak.... Sikap seorang entrepreneur seperti SIAP RUGI, SIAP UNTUNG dan SIAP BERBAGI selalu melekat di jiwa MOMPRENEUR ini. Banyak MOMPRENEUR sukses yang bermula dari bermain dengan anaknya, contohnya menjual kaleng bekas susu anak dan di cat dengan gambar2 anak2 seperti gambar gunung, gambar kupu kupu, dengan warna marni khas anak2. Semula pasti tidak menguntungkan lama2 pasti Alloh Maha tahu apa yang diusahakan hambaNya.......Ada lagi sebagai pabrik roti rumahan, rajut rumahan, pengarang buku, Internet Marketter, dsb yang kantornya di Rumah......

Tentunya MOMPRENEUR yang baik adalah yang bisa melakukan fungsi-2 sebagi ibu dengan benar, dan senyuman manis buat sang suami tercintapun masih bisa di rekahkan.....



MOMPRENEUR Bagian-1


Kisah ini terjadi disuatu malam penuh bintang yang cerah, tapi..mungkin tidak begitu cerah untuk seorang IBU Manager sebuah Perusahaan terkemuka yang baru datang dari kantor jam 20:00 dengan raut muka kelelahan yang kebetulan memeriksa kamar putri nya... Dia mendapati kamar itu sudah rapi, dengan selembar amplop bertuliskan
Untuk AYAH dan IBUKU Sayang
diatas kasurnya.. dan perlahan dia mulai membuka surat itu...

AYAH dan IBU tercinta,
Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal. Saat AYAH dan IBU membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah. Aku pergi bersama kekasihku, dia cowok yang baik.
Setelah bertemu dia.. AYAH dan IBU juga pasti akan setuju meski dengan tatto2 danpiercing yang melekat ditubuhnya, juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya. Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua (aku pikir jaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua). Dia sangat baik terhadapku, lebih lagi dia AYAH dari anak di kandunganku saat ini. Dia memintaku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama.
Kami akan tinggal berpindah-pindah, dia punya bisnis perdagangan extacy yang sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk. Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami. Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS jadi dia bisa segera sembuh. Aku tahu dia juga punya cewek lain tapi aku percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda.
AYAH dan IBU...... jangan khawatirkan keadaanku. Aku sudah 15 tahun sekarang, aku bisa menjaga diriku. Salam sayang untuk kalian semua. Semoga AYAH dan IBU lebih sukses lagi di kantor. Oh iya, berikan bonekaku untuk adik, dia sangat menginginkannya.
*****
Masih dengan perasaan terguncang dan tangan gemetaran, sang IBU membaca lembar kedua surat dari putri tercintanya itu...








GANTI HALAMAN









ps: AYAH dan IBU, .. tidak ada satupun dari yang aku tulis diatas itu benar, aku hanya ingin menunjukkan ada ribuan hal yg lebih mengerikan daripada nilai Rapotku yg buruk. Kalau AYAH sudah menandatangani rapotku diatas meja, panggil aku ya...Aku tidak kemana2 saat ini aku ada di tetangga sebelah.
SAYA ingin Bersama AYAH dan IBU,
SAYA senang jika IBU dirumah mengajariku, biar rapotku lebih bagus
SAYA sayang sama AYAH dan IBU

Nah.....dengan cerita di atas.... gimana kalau itu benar2 terjadi? Apakah tugas kita? kenapa kita diciptakan sebagai AYAH dan kenapa pula sebagai IBU?
Apakah seorang ibu yang berkarir tinggi lebih mulia daripada seorang ibu yang setiap hari menunggu suaminya di suatu tempat dengan ukuran 6x6? yang selalu menyuapi, menyusui, mengajari anak2nya dengan ilmu2 dunia dan akhirat?

MOMpreneur seharusnya digalakkan untuk menghindari perhatian terhadap anak jadi berkurang, bahkan bisa mengajari anak2 kita untuk lebih mandiri dan belajar segala hal baik untuk dunia maupun akhirat.

Apa itu MOMPRENEUR ?
Nantikan di episod selanjutnya.......

FOOTSAL Investasi yang menggiurkan


FOOTSAL seperti mewabah di indonesia termasuk Jakarta. Saya dan temen2 kerja baru mulai main footsal 1 hari lalu.... wuahhh capeknya, ternyata umur ini sudah tua.... main 5 menit aja sudah ngos ngosan.....

Dalam dudukku saya terbayang, "Waah berapa duit nih orang bikin lapangan footsal spt ini?"
Hayuk kita berhitung bareng2, tunggu ya jangan ditutup dulu... baca ampe akhir ya....

Saya gak tahu pasti luas lapangan yang diperlukan tapi sepertinya 500 m juga cukup.
Kita cari tanah misal di Bandung dengan harga 1 meter = Rp 1 jt jadi 500 m = 500 jt.
Bagunan indoor pinggir terbuka kira2 Rp 250 jt. Total Investasi Rp 750 jt.....

Pendapatan, kalau melihat yang di sini 1 jam = 300 rebu.
1 hari efektif 5 jam = 1,5 jt.

Misal di bandung 1 jam = 200 rebu 1 hari = 1 juta.
1 bulan 30 hari = 30 juta.
1 tahun 30 jt x 12 = 360 jt, 2 th = 720 jt.......

Ternyata sepertinya kira kira ROI (Return Of Investment) secara wajar = 2 tahun.
Setelah 2 tahun jadi keuntungan kita....

MAU?

Apalagi dibarengi dengan promosi dan event2 pertandingan , sepertinya 1 tahun juga bisa balik modal tuh......

MAU?

Kalau sekarang belum punya modal NGUTANG dulu aja, pakai metoda BODOL..... atau paling tidak kita punya MIMPI dulu bahwa suatu saat saya harus punya lapangan footsal, seperti mimpinya sang anak Singa yang pingin makan daging.....Sepertinya saya juga sudah pingin tuh,..... suatu saat nanti saya Insya Alloh punya Lapangan Footsal.

The Power Of DREAM adalah sesuatu yang sangat menentukan, MIMPILAH selagi bisa.....

Yuk Bareng-2 bermimpi indah........

DenMasBroto GROUP

Belajar dari Anak Singa


Anak Singa....., Pasti kita sering melihat anak-anak singa di TV - TV yang sedang bercanda dengan induknya. Apa yang kita dapat dari tontonan itu? Ada yang bilang wahh... singa-singa ini ternyata punya rasa kasih sayang ya? sampai2 ada pepatah Tidak ada singa yang memakan anaknya sendiri .????? eh salah ding ... MACAN... tapi gak mengapa karena singa dan macan itu sama2 sayang ama anak2nya...he he he...

Yang mau saya katakan disini bukan itu... tetapi kita harus bisa lihat sifat dari anak singa. Apa yang bisa kita lihat? Jawabnya adalah TUJUAN dan KEINGINAN. Walaupun seekor anak singa, pastilah mempunyai KEINGINAN untuk makan daging, sepertinya tidak ada anak singa yang punya keinginan makan rumput...ha ha ha, jika ada itu bukan anak singa tapi anak kelinci.....Setiap ada sapi lewat didepannya pasti anak singa NGILER pingin menerkam, huummm.. happppb, tapi apa daya taringnya belum tumbuh. Apa yang dilakukan anak singa? dia BELAJAR dari induknya, dia selalu mengikuti induknya untuk ketemu sang sapi dan hanya memakan daging bekas induknya, sampai setelah dewasa sang singa bisa menerkam sapi sendiri.
Apa yang dapat di ambil hikmahnya buat kita manusia?
1. KEINGINAN : Manusia harus seperti anak singa yang mempunyai keinginan yang besar melebihi apa yang dia mampu sekarang. Harus BERMIMPI dan harus besar mimpinya.
2. Tidak Ada yang SIA-SIA : Segala proses untuk terpenuhinya keinginan kita tidak ada yang sia sia, seperti anak singa yang selalu mengikuti dan hanya melihat induknya menerkam sapi. Seperti halnya kita misal kita ingin sukses berdagang, segala proses mencapai sukses adalah sangat - sangat tidak sia-sia, walaupun kita keluarkan banyak untuk itu, baik waktu maupun biaya. Kita ketemu banyak orang untuk cerita bisnis, walaupun tidak langsung untung saat itu, mungkin bisa untung bulan depan, tahun depan atau 10 tahun mendatang. Kata orang pinter NETWORKING kita akan tambah banyak, dan Islam mengajarkan SILATURAHMI bisa memperpanjang usia dan memperbanyak rejeki.
3.TUJUAN : Untuk memenuhi keinginan kita maka wajib kita menentukan tujuan hidup kita kita. Seperti di contoh di atas keinginan anak singa adalah ingin makan daging , tujuan anak singa pingin bisa menerkam sapi supaya bisa makan daging. Begitu kira2.
4.STRATEGI : Untuk mencapai tujuan kita butuh cara untuk mencapainya, seperti dalam contoh caranya dengan Belajar melihat induknya menerkam sapi.
Nah.... apakah kita sudah punya tujuan untuk suatu keinginan yang besar ?
Apakah kita punya keinginan yang luebbih besar dari yang kita mampu sekarang ?
Berapa berguna hidup kita ? untuk keluarga kita? untuk Bapak Ibu kita? untuk lingkungan kita? untuk agama kita? untuk Bangsa dan Negara kita?
Tidakkah kita punya keinginan yang lebih besar untuk menjadi orang yang lebih berguna lagi....????

Banyak contoh TUJUAN yang baik dalam hidup ini :
- Saya ingin hafal Quran, jadi saya bertujuan menjadi penghafal Al-Qur'an
strateginya dg mencoba menghafal 2 ayat 1 harinya
- Saya ingin membantu orang lain, jadi saya harus bisa membantu orang lain,
strateginya dengan membuat suatu perusahaan yang menyerap banyak
karyawan.
- Saya ingin bebas finansial, jadi saya bertujuan untuk bisa bebas finansial,
strateginya saya harus bisa mulai investasi, membuat warung kopi, kos-kosan dll.


Salam

DenMasBroto

NB : Bahan didapat dari kisah yang diceritakan Bung RURI NAZIF, Seorang Entrepreneur Muda dan Employee Sukses. Salah satu karyanya di Depok dan Bandung "ZOE CAFE"


Robert T. Kyosaki, Haruskah kita pindah kuadran?"


Waktu YM ama temen , saya dapat pertanyaan, "Apakah harus semua orang itu harus pindah kuadran?", "Ajaran Robert T Kyosaki itu ajaran materialistik" dan lain lain.
Kalau pandangan saya pribadi adalah bahwa setiap orang punya cara masing masing dalam menjalani hidup, jadi TIDAK WAJIB untuk pindah kuadran (kuadran yang dimaksud adalah kuadrannya Kyosaki), karena tidak ada ayat Qur'an atau hadist yang menyatakan tentang kewajiban untuk pindah kuadran........he he yang ada tentang kewajiban sholat, puasa, zakat, berbuat baik, dll.

Menyinggung soal kuadran bagi yang belum pernah baca bukunya Robert T.Kyosaki saya ulas ulang sbb :
Ada 4 Cash Flow Kuadran :
1. EMPLOYEE : Dimana orang2 menjadi pegawai atau dalam kata lain bekerja untuk orang lain. Banyak contoh di kuadran ini termasuk saya, pegawai swasta, direktur perusahaan X, guru SD, pembantu RT, TKW, dan banyak lagi.
2. BUSINESS OWNER : Orang2 dalam kuadran ini cenderung membuat sistem yang mempekerjakan orang lain dan mempunyai sektor yang diusahakan untuk menghasilkan income. Tapi kita masih tetap ambil kendali di dalam bisnis ini, walaupun jika sudah mulus kita bisa kontrol sekali-kali saja.
3. SELF EMPLOYED : Dimana orang orang di kuadran ini merupakan orang2 freelance yang bekerja tidak karena orang lain tetapi karena perintah kebutuhan dirinya sendiri dan punya keahlian khusus untuk melakukan itu, contohnya Seorang Dokter yang buka praktek di rumah, Konsultan teknik, Ahli Instalatir listrik panggilan, dsb
4. INVESTOR : Orang2 yang menggunakan uangnya untuk Investasi, disini Uang dijadikan alat pencari Uang, atau Uang cari Uang untuk kita. Contohnya : Menyewakan rumah untuk kos-kosan, menyewakan kendaraan, Meyewakan Appartemen, Membuat Lapangan Bulu Tangkis atau lapangan Footsal, untuk disewakan, dsb.

Kembali ke pertanyaan : "Apakah kita harus pindah kuadran?" jawabannya tergantung Anda dan Alloh yang menentukan segala peran kita di dunia ini, walaupun kita diharuskan tetap berikhtiar untuk mencapai tujuan. Yang pasti mau di kuadran mana di usia senja kita? Disini saya akan memberikan contoh2 saja dan semua kesimpulan saya serahkan kepada pembaca semua :
1. Saya pernah bertemu dengan seseorang dari Bandung yang hendak naik haji...Beliau ini sangat Low profile sekali sewaktu saya tanya "Kerja dimana Pak?"
Beliau menjawab : "Di Jasa Marga, sebagai tukang karcis Tol". "Hebat juga Bapak", pikirku, ini sampai menyisihkan sebagian gajinya untuk naik haji.
Saya lanjut bertanya "Bisnisnya apa Pak".
Jawabnya "Hanya punya Kos-kosan"
Setelah terjadi dialog ternyata Bapak Muda ini punya kos-kosan 70 kamar...... yang Beliau rintis dari kuliah dulu yang semula punya 1 rumah sampai rumah-rumah disekitarnya kebeli semua. Dan 1 kamarnya minimal di dapat Rp 200 rb / bulan jadi untuk 70 kamar minimal didapat 14 juta 1 bulan.... WOOOOW DSHYATTTTTTTTT!!!! Dukbrkaz!!!. Ternyata beliau ini berada di kuadran EMPLOYEE sekaligus INVESTOR. Tanpa kerjapun sudah dapat 14 juta perbulan.
2. Al Imam Al-Ghazali, sebelum Beliau menjadi Sufi beliau adalah seorang Menteri yang sukses yang kaya dan meliau memilih meninggalkan semua gemerlap dunia untuk mendekatkan diri kepada Alloh sang pencipta. Disini menandakan bahwa hidup adalah pilihan.
3. Khalifah Ustman beliau adalah seorang entrepreneur yang sholeh walau kaya raya tapi Insya Alloh masuk surga.....
4. Ada hadist yang mengatakan "10 pintu rejeki dan 9 pintunya dari dagang"
5. Saya melihat beberapa remaja yang baru lulus kuliah, dia ini putra seorang petinggi seorang karyawan BUMN dengan jabatan lumayan tinggi, ternyata susah juga mencari pekerjaan. kenapa? karena pekerjaan kita sebagai karyawan tidak bisa kita wariskan ke anak2 kita. gimana untuk tahun2 mendatang , pasti lebih susah mencari kerja, lha wong untuk kuliah saja harus keluarkan dana yang begitu besar.....
6. Saya melihat juga anak2 seorang pemilik Restoran, Anak-anaknya sukses dengan meneruskan usaha yang telah dirintis kedua orang tuannya.....dan makin berkembang sampai sekarang, dan yang lebih baik lagi anak2nya semua sholeh baik2 dan sudah pada naik haji semua....
7. Waktu saya pulang kampung lebaran lalu banyak orang 2 kampung saya datang dan minta dicarikan pekerjaan, bahkan ada salah duanya yang temen SD saya....Duh.... jika saya bisa kasih pekerjaan, maklum saya masih seorang EMPLOYEE dan baru berusaha untuk pindah kuadran.... jadi belum bisa memberi mereka pekerjaan itu.
8. Di Bandung saja banyak orang yang mau di gaji dengan 500 rb satu bulan, kenapa? karena mereka memang membutuhkan penghasilan, syukur-syukur bisnis kita maju dan kita bisa kasih lebih ke karyawan. Sampai mana kita bisa mewarnai kebaikan di sekitar kita?

Jadi kesimpulannya terserah Anda, tidak ada yang menyalahkan mau pindah kuadran atau tidak........
Pertanyaan kedua tentang Robert T.Kyosaki itu materialistik, emang benar semua ajarannya ajaran mencari uang dengan benar, jadi " You do not need to work HARDER but should work SMARTER".
Kita bisa ambil ajaran - yang bagusnya dengan tidak meninggalkan Syariat perintah agama kita....... biar kita tidak terkungkung terhadap kebiasaan kita sehari-hari (seperti kodok dalam tempurung)... dan yang penting satu tadi "Jangan tinggalkan perintah agama kita, Jangan terlena dengan harta dan keberhasilan"
Ada 1 doa yang bagus :
" Yaa Alloh jika Engkau memberikan kelebihan rejeki kepada hamba-Mu ini , jangan Engkau buat hatiku terpaut padanya"


Salam,

DenMasBroto

Berikan Kailnya Jangan Beri Ikan


Salah satu kesiapan seorang enterpreneur adalah SIAP BERBAGI selain juga harus SIAP RUGI dan SIAP UNTUNG.
Dalam hal berbagi saya ada tips supaya apa yang kita berikan kepada orang yang membutuhkan menjadi bermanfaat.

Tips nya adalah BERIKAN KAILNYA JANGAN BERI IKANNYA......

Manusia memang beraneka ragam, ada yang kaya ada yang miskin, ada yang sholeh ada yang nggak sholeh, ada yang baik ada yang jahat, ada yang jujur dan ada pula yang tidak jujur, ada yang selalu riang gembira ada yang sering sedih terhadapo nasib..... yahhhh begitulah manusia.....

Orang yang baik kalau bisa kasih nasehat kebaikan kepada orang yang kurang baik walaupun kita sebagai manusia tidak mungkin bisa merubah sifat seseorang kecuali Alloh sang Maha Berkehendak, tapi dengan ikhtiar kita mungkin Alloh berkehendak seperti yang kita ikhtiarkan. Yang punya rejeki wajib membantu kepada yang belum diberikan rejeki dalam bentuk ZAKAT atau INFAQ. INFAQ atau membantu sesama yang membutuhkan sebaiknya kita berikan kepada orang2 di sekitar kita dahulu , yang hidup disekitar kita dan kita melihatnya setiap hari.....dan lebih baik tidak diberikan dalam bentuk uang tunai tetapi bentuk lainnya yang dengan bantuan tadi orang yang kita bantu akan bisa lebih mandiri.
Sebagai contoh :

1. Bekerja sama dengan lembaga sosial terpercaya seperti Baitul Mal Muamalat, Dompet Dhuafa, PKPU dll dalam hal pemberdayaan ekonomi umat. Dengan uang 1 juta kita bisa buat bisnis kecil yang akan di operasikan oleh orang yang kita bantu , misalnya jualan gorengan, nasi goreng, dll. Dan dalam waktu 1 tahun perkembangan bisnis orang tersebut akan dimonitor oleh lembaga tsb dan dilaporkan ke kita. Jika dagangannya berhasil dan bisa beroperasional, maka uang yang 1 juta dikembalikan ke kita atau di alihkan ke orang yang membutuhkan lainnya....

2. Kalau tetangga kita sekarang atau tetangga kita di kampung ada yang butuh bantuan dan mau beternak domba, kita bisa berikan bantuan dalam bentuk domba betina yang subur. Orang tersebut akan memelihara domba yang kita berikan sampai domba tsb melahirkan anak. Perjanjian kita jika domba sudah beranak, maka tunggu anak-anak domba itu bisa mandiri (sudah disapih induknya) setelah itu induknya dikembalikan ke kita dan anaknya semuanya menjadi milik orang itu......Induk yang sudah dikembalikan akan digilir kepada orang2 yang membutuhkan lainnya dengan cara sama seperti di atas. Coba bayangkan ? ? ? dengan beli induk betina domba Rp 700 ribu kita bisa membantu lebih dari Rp 700 rb dan orang yang kita bantu jadi lebih banyak. Karena biasanya anak sekali melahirkan domba rata rata punya anak 2 atau 3, dalam 1 tahun 1 buahnya mungkin bisa dijual dg harga Rp 500 Rb, 2 anak Rp 1 juta. Dan bila induk betina tadi sudah tidak subur lagi kita bisa jual dan ditukarkan dengan induk betina yang baru dan subur........ Insya Alloh dengan niat yang baik anaknya akan banyak dan bermanfaat ..... AMIEN. ......

3. Mirip dengan Nomor 1 tapi kita tidak serahkan kepada badan sosial (kita tangani sendiri). Dengan uang 1 juta sd 2 juta kita bisa pinjamkan kepada orang yang kita kenal jujur , mau berusaha , berfikir positif dan mau maju serta memang membutuhkan bantuan untuk perbaikan kehidupan untuk berjualan. Biasanya suami bekerja cari nafkah yang sudah biasa dilakukan, dan dengan uang yang kita pinjamkan kita arahkan untuk buat warung gerabat (jualan keperluan rumah tangga contoh : jual beras, minyak , cabe , plastik, bensin botolan dll) yang bisa ditungguin oleh sang istri. Kita berikan masukan2 supaya jualannya laku dan semakin berkembang, sebagai contoh : jangan campur uang jualan dengan urang rumah tangga, selalu bayar jika ambil barang dsb. Sama dengan di atas, kita tidak janji untuk diberikan uang tapi DIPINJAMI... dan akan dikembalikan dalam waktu 1 tahun, jika belum bisa ditambah waktunya jadi 2 tahun.... Jika dijalankan dengan benar dan kesungguhan Insya Alloh usahanya akan berkembang. Alloh pasti melihat akan usaha atau ikhtiar seseorang hamba-Nya....................

Jadi saya ulangi lagi >BERIKAN KAILNYA JANGAN BERI IKANNYA..... Berikan sistem Usaha jangan beri uang tunai......
Selamat Berkarya sambil Beribadah....

Salam

Hutang Baik vs Hutang Jelek


HUTANG......
Apa yang Anda pikirkan tentang berhutang?
Banyak di antara kita memandang bahwa berhutang adalah sesuatu yang memalukan.... dan merasa sebagai orang miskin.
Bahkan Mertua saya juga pernah menasehati agar jangan berhutang...... ? ? ? karena seumur hidupnya sampai sekarang beliau belum pernah berhutang ....

Mari kita bedah tentang hutang .
Menurut teorinya Bang Purdie Chandra... kita harus bisa menggunakan taktik BODOL dalam berusaha. Apa artinya? BODOL adalah singkatan dari Berani Optimis dengan Duit Orang Lain.
Apa maksud dari Duit Orang Lain disini? maksudnya adalah duit pinjaman alias duit hutangan alias loan alias opo wae sing di pinjam dari perorangan atau institusi (Bank).
Berani Optimis maksudnya kita optimis bisa mengembalikan duit yang kita pinjam tadi dengan lancar dan bahwan membawa kebaikan ke kita, keluarga kita, agama kita, lingkungan kita, bangsa , negara , bahkan dunia.

He he he Jadi orang itu kudu optimis.... kalau pesimis kita akan jadi pusssing.....

Nah, melanjutkan tentang hutang.... dari tausiahnya Abu Sauqi pemilik Rumah Zakat Bandung, ada 2 kategori hutang yaitu hutang yang baik dan hutang yang jelek. Hutang yang baik itu jika dengan hutang tersebut maka akan ada tambahan pendapatan ke kita.... lho kok?
Sebaliknya hutang yang jelek jika dengan hutang tersebut kita akan dikurangi kantong kita untuk bayar hutang.....
Sebagai contoh: kalau kita kredit mobil sedan kinclong harga Rp 450 jt dengan DP 30% = Rp 150 jt jadi hutangnya Rp 300 jt dan mobil itu hanya kita pakai jalan2 keliling komplek dan ke kantor. Maka dengan bunga 5% per tahun, cicilan untuk 5 tahun adalan sekitar Rp 6.250.000,- /bulan . Uang itu harus kita ambil dari kantong gaji kita.... wuihhhh selama 60 bulan kita harus keluarin tuh duit.... tuing tuing tuing ! ! !
Itulah yang disebut HUTANG yang JELEK.
Coba Uang Rp 450 juta tadi dibelikan Franchise INDOMARET atau ALFAMART Rp 400 jt, dan yang Rp 50 jt beli sedan Great Corola 94. Kita tetep bisa keliling komplek dan ke kantor walau beda mobil. Hayuk kita hitungan :
Menurut "TEMEN" saya yang sudah punya INDOMARET, beliau mengatakan bahwa penghasilannya dari Toko tsb minimal setiap 3 bulan adalah Rp 40 jt. jadi 1 bulan penghasilan minimal adalah Rp 13 juta..
Dengan perhitungan hutang yang sama dengan di atas yang perbulan harus bayar hutang Rp 6.250.000,- kita tetep aman , karena penghasilan kita Rp 13 jt per bulan, jadi kita tidak keluar uang untuk bayar hutang yang Rp 300 jt itu, tapi kita kemasukan uang yang ngalir ke kantong sebesar Rp 13 jt - Rp 6.250.000 = Rp 6.750.000 ,- / bln.. weleh weleh.......DUKBRAKS . Itulah yg disebut HUTANG yg BAIK.
Banyak contoh2 hutang yang baik lainnya, misal hutang buat bikin kos-kosan, sewa mobil, sewa properti dll.
Pengalaman saya , besok ini saya juga akan Akad Kredit dengan BNI untuk beli kios di Mall, begini ceritanya: Ada yang mau pindah ke Jakarta dari Bandung. Dan beliau mau jual Kios di Mall-MTC. Beliau belinya 1 tahun lalu Rp 145 jt tapi dicicil 3 tahun. Sekarang beliau jual 160 jt total, dengan membayar Rp 77 jt ke beliau dan melanjutkan kredit Rp 2,3 jt/bln x 34 bln dan BPHTP sekitar 2 jt. Tanggungan masih Rp 81 jt. Saya ajukan kredit ke BNI karena kalau dilunasi oleh pihak Mall akan didiskon Rp 15 jt, jadi tanggungan tinggal Rp 66 jt. Ternyata di BNI saya dapat bunga 9% dari yang disetujui Rp 60 jt dengan jangka waktu 5 th, cicilan per bulan Rp 1.2 jt ehhh agak ringan.
Ternyata dengan ngutang di BNI total uang yang saya akan keluarkan sampai 5 th adalah Rp 1,2jt x 60 = Rp 72 jt ditambah Rp 6 jt ( karena yg disetujui Rp 60 jt tidak Rp 66 jt ) total = Rp 78 jt..... Uppps ternyata lebih murah....? jika saya terusin nyicilnya saya harus bayar Rp 81 jt dalam waktu 33 bulan, tapi kalau ngutang ke BNI saya harus bayar Rp 78 jt dalam waktu 60 bulan.....??? hayooo pilih mana , ya pasti yang kedua donkkkkkk! Untung Rp 3 jt.... Belum lagi setelah tanda tangan Perjanjian Jual Beli pihak Marketing Mall berkata pada saya " Wah , Sampeyan untung Rp 140 jt dalam waktu 3 minggu" , "Kenapa?" tanya saya serius, dia menjawab karena harga Kios itu sekarang Rp 300 jt. "Alhamdulillah Yaa Alloh" jika Alloh menghendaki rejeki itu bisa datang dari mana saja dan kapan saja....
Jadi Rejeki yang saya dapat Rp 143 jt dan perpanjangan masa nyicil 2 tahun... sekali lagi Alhamdulillah.

Sekarang masalah bayar cicilannya gimana ? Wah ... harus cari akal nih..... Ahhaaa? saya ada ide optimis.... Insya Alloh saya akan buka Pecel Madiun MasBroto dengan target pasar Karyawan Mall dengan harga Rp 3500 - Rp 5000 per porsi. Doakan ya? supaya saya dapat bayar cicilan dan bisa gaji yang kerjanya , kasihan masih banyak orang orang sekitar kita yang butuh kerjaan.

Mudah2an hutang saya menjadi HUTANG yg BAIK. Amin

HONGKONG Kota Yang Maju dalam BISNIS

Hari ini Rabu,18 Juli 2007 saya ada tugas ke China tepatnya Shanghai. Berangkat dari Jakarta jam 8.45. Sebetulnya saya sampai bandara Sukarno Hata kepagian, jam 4.30 sudah sampai, maklum dari bandung takut telat naik Bis PRIMAJASA yang jam 01.30. Dari Jakarta naik pesawat Chatay Pasific ke HONGKONG. HONGKONG salah satu propinsi dengan otonomi khusus di China yang rame, banyak gedung tinggi terlihat, dan daerah yang banyak gunung juga disekitarnya seperti Bandung..... Eh...Kok Bandung Bandaranya tidak Rame ya?

Itulah HONGKONG, terlihat walaupun tidak ke kotanya banyak pertumbuhan bangunan menjulang yang menjadi barometer kemajuan BISNIS di kota ini. Indonesia kapan menjadi negara yang berorientasi bisnis (Bukan PEKERJA?) Mudah2an 2020 menjadi tahun Indonesia Emas , Indonesia Jaya, Tidak hanya dalam bisnis tapi juga spiritualnya. Amin.
Dalam Perjalanan di Pesawat saya lihat di buku panduan menunjukkan Bahwa Chatay Pasific pusat penerbangannya adalah HONGKONG, kenapa tidak BANDUNG?
Bayangkan , jika banyak pendatang luar negeri yang banyak duwit mampir ke HONGKONG , berapa duwit yang dibelanjakan di kota ini ?? wuihhhhh Pasti banyak terlihat dari rute penerbangannya. Bisnis Travelling, Handicraft, Jual beli retail dan segala lini bisnis akan jalan, Pajak masuk Negara, pembangunan jalan terus......
Di kita ,Indonesia, kenapa para Orang tua masih senang jika anak-anaknya pada jadi Pegawai, kantoran, berdasi? padahal Pegawai=Buruh=Pesuruh, masih ada yang bisa marahin jika melakukan kesalahan..
Walaupun memang dengan bekerja menjadi awal mencari modal dan koneksi, tidak apa-apa, tapi jangan terjebak dalam pekerjaan itu sendiri, bekerja sambil berbisnis... usahakan.
Buat anak2 kita bisa banyak belajar untuk berbisnis dan mengenal Tuhan , tugas kita mempersiapkan bidang bisnis yang bisa diturunkan... Insya Alloh.
Pokoke Kita harus tiru yang baik dari negara tetangga kita dan tinggalkan yang buruk.
Amin


TROCADERO Ice Cream & Drinks


Seperti posting sebelumnya "Saya Lebih Sadar Setelah dimutasi" bahwa saya beli BO atau Business Opportunity Es Krim Saji bernama TROCADERO bersama seorang temen di bandung.

Tepatnya tanggal 7 Oktober 2006 saya buka pertama kali bisnis kuliner Es Krim yang seperti biasa dilaksanakan oleh Seorang Direktur Operasional yang cantik "ISTRIKU".
Awalnya BO ini ditawarkan ke saya dengan harga yang lumayan tinggi, tapi kebetulan saya saat itu lagi pingin pinginnya buat usaha dan lagi saya survey-survey harga franchise seperti KEBAB TURKI , CREPES dll juga lumayan mahal maka saya paksakan beli BO itu.
Kebetulan lagi uang di kantong tidak cukup, maka saya gandeng temen di Bandung untuk ikut serta, awalnya sih pingin pinjam saja tapi dia berminat untuk join saja..... OK DEAL....
Sampai Februari 2007 masih bisa jalan walau keuntungan kecil, mulai maret 2007 OMZET jatuh banget sampai-sampai harus nombokin ....

Pada Bulan Juni 2007 lokasi terpaksa saya pindah dari Be-Mall Bandung ke MTC karena secara statistic OMZET menurun dan dilihat dari TRAFFIC pengunjung Be-Mall juga masih sedikit.

Di MTC lumayan ada peningkatan , DOA-kan ya ? biar omzet saya naik terus....Amin.

Di Bisnis saya ini banyak ragam yang dijual :
1. Tiramisu
2. Banana SPLIT
3. Sundae
4. Smoothies
5. Classic
6. Trocacino Float
7. Mocacino
8. Milk Shake
9. Orange Squash
10.Orange Jus
11.Cola Float
12.Lemon Squash
13.Lemon Tea
14.Hot Chocolate
15.Avocado Brown
16.Dan lain banyak lagi

Hayoooo Cobain donk kalau di Bandung "ENAK lho" Alamatnya di Mall Metro Trade Center (MTC) lantai-2 Food court namanya TROCADERO ICE CREAM & DRINKS

Doakan ya Bisnisku ini lancar dan banyak manfaatnya bagi saya , temen saya yang sharing dana, karyawan, dan anda....

CAMPINA boleh dicoba


Campina salah satu perusahaan Es-Krim Anak Bangsa "Indonesia", telah Mem-Franchice-kan Esnya untuk kalangan menegah ke bawah.
Bayangkan hanya dengan 5,7 Juta kita bisa berbisnis Es krim....... dengan pendapatan yang lumayan. Begini Ceritanya...

Waktu itu :
Sekitar Bulan Desember 2006, saya beli Campina Scoop Counter itu... di taruh di FOOD Court Puja sera di Jalan Lengkong Besar.
Sewa tempat Rp 800.000,- per bulan.
Emang Namanya usaha, apa yang dipikirkan sebelumnya tidak seperti kenyataannya. Dengan bantuan istriku sebagai Direktur Operasional Perusahaan Tanpa Nama atau dengan kata lain "Perorangan", bisnis itu jalan dan hari demi hari terlewati. Omzet perhari bervariasi tapi di level bawah... kadang laku 17 scoop (kalau mau tahu per scoop dijual dengan harga Rp.3000,- Tiga Rebu Rupiah) kadang laku 4 scoop ..???? wah ini bukan bisnis namanya..Pikirku.. tapi amal buat yang punya tempat. he he he.
2 Minggu dalam taraf monitoring omzet, dan saya putuskan bahwa tempat itu kurang CUCOK...eh kurang cocokh...
Pindahlah saya ke Tempat yang lebih besar, di KINGS kepatihan Bandung. Awalnya sih saya berfikir omzet akan naik dan ternyata benar Omzet naik sampai 1 hari pernah mencapai Rp 600.000,- wahhhh kalau begini terus akan lancar coyyyy....
Tapi itupun tidak bertahan lama hanya 1 minggu omzet kembali turun dan tidak nutup. Waduh ......!
Padahal harga sewa Rp 2.000.000 per bulan.... yah namaya mencoba dan keputusannya masih belum benar....
Akhirnya dengan rasa yang berdebar... hanya 1 bulan di KINGS lokasi dipindah lagi ke Metro Trade Center bulan Februari tanggal 22. Sewa???? tidak lagi karena di MTC saya sudah beli KIOS yang rencananya akan buka di tahun 2006 tapi belum jadi, sehingga saya minta kompensasi tempat usaha... dikasihlah saya tempat sementara.
Nah....
Ternyata di tempat yang cuma bayar listrik Rp 200.000 tiap bulan saya alahamdulillah dikasih peluang untuk Untung.
Dan di Bulan Mei 2007 saya sudah balik modal bahkan sudah hampir 2 kali dari modal awal...... ALHAMDULILLAH YA ALLOH.... Engkau lah Yang Maha Memberi Rejeki....
Dari Pengalaman itu maka untuk memulai bisnis harus punya perisai :
1. Niat Berbisnis dengan Cara Halal, dan merasa dahulu bahwa gagal dalam berbisnis merupakan pengalaman yang sangat berarti untuk SUKSES.
2. Tempat merupakan faktor utama setelah nasib......untuk menentukan kesuksesan
3. Jangan Lupa Selalu Monitor perkembangan omzet, cepat ambil tindakan jika menurun.

Untuk Campina sebagai gambaran pola keuntungan :
1 BOX campina harga Rp 72.000,- dijual jadi 50 scoop.
1 Cone atau Cup Campina Rp 180,- jadi untuk 50 scoop = Rp 9.000,-
jadi modal untuk 1 BOX = Rp 81.000,-

Hasil Penjualan 1 BOX = 50 x Rp 3.000,- = Rp 150.000,-

Keuntungan = Rp 69.000,-

Jadi Jika 1 hari bisa menjual 1 BOX = 50 Scoop,

Keuntungan 1 bulan = 30 hari x Rp 69.000,- = Rp 2.070.000,-
Potong Gaji Karyawan Rp 750.000 dan sewa tempat Rp 1.000.000, maka keuntungan bersih

Rp 320.000,- per bulan dengan catatan 1 hari laku 1 BOX.

Pengalaman:
1 hari untuk hari sabtu minggu omzet rata2 Rp 500.000,- dan pernah mencapai Rp 1.200.000,- 1 hari.



Itu dulu deh .......ntar disambung lagi ... Mau BULU TANGKIS dulu nih...


Saya lebih sadar setelah dimutasi

Manusia memang tidak pernah puas........
Dahulu ..... sebelum bekerja, berjuang dengan tanpa lelah untuk mendapatkan pekerjaan. Pertama kerjaku di perusahaan telekomunikasi di Bandung , saya ditugaskan sebagai tester engineer. senang rasanya mendapat gaji pertama kali, dan uang di amplop itu saya kirimkan untuk ibu saya di JATIM. "Bu, ini gaji pertama saya ......"

Alhamdulillah lega rasanya......, kemudian saya pindah ke jakarta sebagai Fiber Optic Splitter and Tester Engineer. Tidak lama hanya 3 bulan bekerja kemudian pindah lagi ke Bandung sebagai Operation & Maintenance Engineer di perusahaan Selular.
Lama bekerja sebagai Engineer, banyak yang telah kupetik, sampai saat itu tiba....."MUTASI".
9 tahun di Bandung membuat rasa berat hati untuk mutasi , ditambah lagi anak jelitaku nangis selama 3 hari setelah saya tinggal ke Jakarta..... "Duh Gusti.... berikan ketabahan hati padaku dan pada keluargaku ...."
Tapi dengan "Bismillah" dengan niat menjemput nafkah lewat bekerja maka saya ke Jakarta.
Juni 2006 menjadi bulan sedihku......
Saya berfikir kenapa saya harus nggak rela, lha wong digaji oleh perusahaan ini kok..... ya kalau gak bisa ya keluar saja pikirku......
Saya mulai beraktifitas dan mulai saat itu gagasan untuk berusaha yang dulunya pernah menggebu timbul lagi di ubun2.
Saya berusaha mencari literatur tentang franchise dan kewirausahaan di majalah2 seperti majalah DUIT, majalah PENGUSAHA, Koran Peluang Usaha, Majalah Wirausaha, dsb.
Selain itu ada website nya Purdie Chandra yang bagus untuk dikunjungi di http://purdiechandra.com , banyak istilah, ilmu, semangat yang saya dapat dari web itu.....Thanks to Mr.Purdie......
Bagiku tugas bekerja di kantor sebagai fokus utamaku, karena bagaimanapun rejeki saya lewat perusahaan itu, tapi ada yang lain di benak yaitu create bisnis. Harus, Harus, Harus Bisa......
Istriku sayang setuju dengan gagasan itu..... "Makasih istriku....." .
Bulan Oktober 2006 merupakan bulan pertamaku memulai bisnis ice cream.
TROCADERO itu nama sebuah Bussiness Opportunity Ice Cream yang saya pilih. Bersama 1 orang teman kubeli BO itu dan mulai beroperasi di Be-Mall Bandung.
Ternyata bisnis itu tidak segampang yang kupikirkan..... di bulan awal lumayan , kesini-kesini banyak pendapatan yang turun karena traffic mallnya yang kecil juga. Harus pindah nih.... pikirku.






KAYA adalah sebuah Keharusan

Kenapa menjadi kaya itu sebuah keharusan?

Sesuai dengan tulisan sebelumnya "Perkenalan" bahwa saya lahir ke kota kecil, dimana banyak saya temui orang susah mencari pekerjaan. Sebagai contoh :


  • Banyak orang kampung berbondong-bondong ke kota mencari pekerjaan dengan gaji bisa dibilang pas-pasan atau istilahnya BP7
    (Berangkat Pagi Pagi Pulang Petang Pendapatan Pas Pasan) he he he coba bayangkan di pabrik 1 bulan gaji hanya Rp 600.000,- jadi 1 hari = Rp 20.000,- bekerja 8 jam , jadi perjam = Rp 2.500,- itu kotor harus bayar kost dan makan.......

  • Lebih tragis lagi seorang guru honorer di kampung itu bayarannya Rp 100.000 sd Rp 200.000 per bulan jadi per hari = Rp 6.666,- kerja 6 jam, jadi per jam Rp 1.111,- . Dan berapakan kita mengeluarkan uang untuk makan kita per hari ??????? sudahkan kita sisihkan penghasilan kita buat sesama ????

  • Pernah saya di datangi temen-temen sekampung dan minta untuk dicarikan pekerjaan, apakah pekerjaan yang mereka cari? .....tidak. Mereka mencari uang untuk menafkahi diri mereka dan keluarganya. Tapi sudahkan kita bisa memberikan apa yang mereka mau? ... jawaban saya "Saya Usahakan" dan dalam hati berfikir jika saya bukan karyawan tetapi sang empunya perusahaan pasti saya bisa bantu mereka.

  • Banyak contoh lain yang mungkin lebih parah lagi....
Di lain sisi saya banyak amati dan baca dari majalah2 tentang orang sukses...contohnya :

  • Pengusaha Rumah Makan sebut saja RM A. Hari pertama jualan di Bogor penjualan Rp 7 jt satu hari, dan semakin lama semakin naik dan rata-rata 1 hari Rp 10 jt. WOWWW. Bayangkan 30 hari atau 1 bulan penjualan Rp 300 jt. Dan bisnis ini adalah modal berputar dalam arti tidak setor modal setiap hari tetapi hanya di awal. Ambil contoh modal awal buka Rp 5 jt, hari besoknya pakai hasil dari hari pertama dan seterusnya jadi dari modal Rp 5 jt menjadi dana bersih = 40% dari omzet penjualan = 40% x Rp 300 jt = Rp 120 jt. Sehingga rasio pendapatan dibanding modal pertama = 2400 %. Itupun yang punyanya tidak bekerja sendiri tetapi menciptakan bisnis yang bisa dia tinggal tetapi tetap menghasilkan. Dari satu RM saja 1 bulan zakat 2,5 % x Rp 120 jt = Rp 3 jt ===> sama dengan menggaji guru honorer di kampung 30 orang guru. Apakah kita tidak mau seperti ini ???????

  • Bill Gates ..... sang empunya Microsoft 'Raksasa Software Dunia' yang saya menulis artikel ini juga dengan jasanya Bill Gates. Dia telah merubah dunia dan mempermudah pekerjaan dengan Kaya Semangat dan Kaya Ide nya dengan karyanya. Dan sekarang Bill Gates telah memutuskan untuk pensiun dari perusahaannya di umur 50 th , memilih untuk konsentrasi di yayasan sosial "Bill Gates Foundations". Masya Alloh..... apakah kita tidak ing seperti itu. Tidak... saya tidak ingin kaya tetapi HARUS kaya......!!!! ha ha ha emangnya saya ini AA Gym ustadz yang mengarang Saya Tidak Ingin Kaya Tetapi Harus Kaya.

  • Dan Anda sendiri sebagai pembaca ini, sebenarnya Anda itu jauh-jauh lebih sejahtera dibanding guru honorer. Tetapi selama ini Anda hanya merasa kurang dan merasa riang gembira jika dapat bonus dan naik gaji. Apakah cukup sampai disini...? TIDAK. Kita harus tetap berikhtiar dengan MENJEMPUT Rejeki kita bukan mencari Rejeki. Semakin Rejeki kita terjemput semakin pula kita bisa lebih berguna bagi sesama.
Dari dua uraian yang bertolak belakang tersebut, jika disuruh memilih kita pasti memilih yang kedua, dengan kata lain "Muda Foya Foya , Tua Kaya Raya , Mati Masuk Surga dan Punya istri Lima ... eh salah ding satu aja " wah uennak tennan.......
Kebanyakan dari kita melihat yang uraian 2 langsung diujung akhir keberhasilan seseorang sukses. Tidak melihat jatuh bangunnya sewaktu merintis usaha. Ingat untuk menjadi seperti itu harus siap 3 hal :

  • Siap Untung

  • Siap Rugi

  • Siap Berbagi

Untuk siap untung pasti semua orang siap, tetapi biasanya untuk siap rugi inilah orang takut. Padahal kalau tahu skenario Alloh, biasanya, nih hanya biasanya, untuk mencapai taraf keberhasilan pastilah ada cobaan dan Ikhtiar, baru setelah lolos ujian Alloh akan memberi apa yang kita mau. Untuk mencapai surga kita harus sholat, puasa, dermawan, dll yang susah untuk dilakukan. Untuk Menjadi Sukses bisnis kita harus coba,coba dan coba. Jangan pikir,pikir dan pikir karena tidak akan jadi.

Back to Harus KAYA.

Dengan contoh-contoh bukti di atas maka Kaya adalah sebuah Keharusan, bisa kaya Materi, Kaya Hati, Kaya Ide, Kaya Karya, Kaya Motivasi, Kaya Semangat.

Jika Kita Seorang Karyawan yang Kaya IDE dan GAGASAN cemerlang pasti akan terlihat, jika kaya semangat, kerja adalah ibadah, maka kerja tidak akan terasa capek....

So Jangan Takut Jadi Kaya , Kaya adalah Keharusan

Selamat Mencoba dan Sukses


Regards


DenMasBroto Groups

Beruntung saya jadi karyawan





Buku BERUNTUNG SAYA JADI KARYAWAN mengilhami saya bahwa selama ini saya telah banyak dapat manfaat dari menjadi seorang karyawan.

Akhir - akhir ini banyak kata - kata Entrepreneurship yang digaung-gaungkan banyak orang termasuk para karyawan yang pingin cepat pensiun. Boleh sih keinginan itu begitu besar dan harus begitu, dengan keuletan dan gigih menghadapi berbagai cobaan dari para entrepreneur , Insya Alloh kita akan menjadi seseorang yang kita mimpikan yakni ENTREPRENEUR muda, muslim dan sukses.
Saya di catatan kecil ini akan mencoba bersikap imbang, realistik dan tidak bertubi-tubi yang membabi buta.... (kasihan deh babinya di buta-butakan ha ha ha).
Dalam buku tsb di atas disinggung tentang kehidupan lebah, kenapa ya ada lebah ratu, ada lebah pekerja dan ada pula lebah prajurit ?
Jawabannya ada pada lagunya Achmad Ackbar "Panggung Sandiwara". Jadi di kehidupan sosial kemanusiaan pun demikian adanya, kita ini seperti pemain-pemain sinetron yang mempunyai peran masing-masing. ????? Lho kok lembek lemah nglokro begitu siihhhhh.......?
Sabar-sabar dulu ya ceritanya kan belum selesai......? dasar orang sok tahu hik hik hik...

Lanjuutttt .....
Saya sebagai seorang karyawan sangat-sangat beruntung ken apa?
  • Saya bisa gajian tiap bulan dengan pasti dan akan meningkat seiring dengan waktu....so bisa ngutang buat beli rumah deh...
  • Saya seperti sekolah lagi karena waktu pertama kerja saya hanya belajar cara membaut yang tepat dan benar karena saya belum bisa melakukan pekerjaan lainnya.
  • Saya bisa menafkahi istri dan anak saya dengan hasil yang hallalan toyyiban.
  • Saya bisa belajar tentang jalannya organisasi perusahaan yang sebenanya rumit juga
  • Dapat training gratisan,.... eh tambah dapat duit lagi... terutama jika trainingnya keluar negri.... dolar bok....
  • Saya dapat main Internetan dan nulis log ini gratissssss.
  • Banyak ilmu yang didapat di perusahaan ini, seperti kuliah kerja praktek gitu....
  • Bisa punya modal buat buka bisnis sambilan (bukan pekerjaan sambilan lho....)
  • buanyak deh pokoknya... Alhamdulillah.
Untuk memulai bisnis sambilan tidak harus keluar dulu dari pekerjaan karyawan kita, karena kita ciptakan BISNIS bukan PEKERJAAN sambilan, jika kita membuat pekerjaan sambilan ya wajar jika dapat tambahan income , tetapi yang disasar adalah bisnis sambilan, kita tidak perlu terlalu capek detail tetapi Insya Alloh kita akan petik hasilnya.
Kalau kita gambarkan grafiknya seperti di atas .
Seorang Karyawan : akan memiliki penghasilan dari nol tahun bekerja tetapi kenaikan gaji tidak begitu besar dan biasanya seorang karyawan akan teriak riang gembira jika ada kenaikan gaji dan bonus.
Pebisnis : di awal income akan nol rupiah atau bahkan minus, biasanya di 3 bulan awal masa sulit, 3 tahun jika bertahan sepertinya akan jalan bisnisnya (katanya banyak orang dari buku2 yang pernah kubaca, he he)
Karyawan yang bisnis : Income akan sedikit berkurang karena untuk membuat bisnis2 baru yang tentunya perlu modal.

Titik pertemuan dari 3 grafik model pada contoh diatas ada di tahun ke 5. Jika seorang karyawan yang bisnis dan tidak keluar dari karyawan, maka income yang seharusnya didapat untuk pebisnis murni tidak kecapai tetapi tetap lebih tinggi dari karyawan biasa.
Hal ini wajar karena perhatian si karyawan akan tetap untuk Perusahaan di mana ia bekerja dan di gaji, bayangkan....... jika kerja kantoran 8 jam dari jam 8 sd jam 17 ditambah 1 jam istirahat dan 3 jam perjalanan maka total waktu adalah 12 jam 1 hari.?????
Di titik inilah seorang karyawan boleh (tidak harus lho....) memutuskan untuk pensiun dini dari kantoran. Dengan keputusan ini perhatian seluruhnya akan terpusat ke bisnis dan kemungkinan besar bisnis akan maju lebih pesat lagi.......
Kita bisa simulasikan untuk 30 tahun dari seseorang mulai bekerja..... cermati dan tarik kesimpulan sendiri....


Regards

DenMasBroto Group

Perkenalan

Nama saya Aris Widiyanto , lahir di NGAWI sebuah kota kabupaten di pinggiran jawa timur ke arah Jawa Tengah.
Saya tinggal hari Senin sampe Jumat di Jakarta indekost untuk beribadah mencari nafkah buat keluarga sebagai seorang karyawan di Perusahaan Lumayan Ternama bagi yang pernah mendengarnya.

Hari Jumat Sabtu biasa menghabiskan waktu buat anak dan istri di Bandung sembari belajar ber-BISNIS dengan melakukan penjajagan peluang usaha yang mungkin bisa dikembangkan.
Nama Udara "MasBroto" untuk komunitas briker di Bandung terutama Frekuensi UHF, sehingga dengan nama udara ini saya namai blog ini.
TK dan SD di kampung kecil di bagian ngawi, SMP di SMPN 2 Ngawi, SMA di SMAN 2 Ngawi, Kuliah di STT-Telkom Bandung dan UNJANI Bandung.
Background pendidikan saya adalah Teknik Elektro Telekomunikasi dan Alhamdulillah saya di beri rejeki untuk bekerja yang sejalur dengan pendidikan yaitu di sektor Telekomunikasi. "Terima Kasih Alloh" karena Engkau saya bisa mencicipi sedikit nikmatnya dunia.
Ini dulu Perkenalan saya sudah jam 19:48 tanggal 16 April 2007 saya menulis ini.......
Terima Kasih semoga semua pembaca sukses selalu.......